Posts

Mbolang Singkat ke Lampung, Sejenak Menginjakkan Kaki di Pulau Sumatera

Image
Sebenarnya ini cerita mbolang yang sudah cukup lama, baru sempet nge- post walopun catatan jam-jamnya sudah ada. Setelah melalui perdebatan sengit yang tidak jelas, akhirnya aku, Mbak Kiki, dan Mbak Cil nekat aja ke Lampung hanya bertiga cewek-cewek dan ini merupakan perjalanan ke Pulau Sumatera yang pertama kalinya bagi kami. Bismillah.

Pengalaman Masuk Monas dan Berbicara dengan Orang Jepang

Image
Minggu pagi, 8 Februari 2015 bersama Mbak Kiki, Firdha, dan Mbak Cil mengunjungi Monumen Nasional (Monas). Pagi-pagi yang mendung, kami berangkat naik bus trans, sempat oper dari bus kecil (bus biasa) ke bus besar (bus trans yang gandeng dan lebih bagus), kalo gak salah opernya di Dukuh Atas (gak ada hubungannya sama Dukuh Kupang lho ya wkwk). Ada hal baru yang kulihat di bus yang kecil, yaitu sopirnya perempuan (yang menurutku keren banget perempuan bisa nyetir bus). Turun di Halte Monas dalam keadaan hujan. Jalan pake payung ke tempat orang-orang jualan untuk sarapan (untung sedia payung sebelum hujan, hehe). Setelah makan mendekat ke Monas, pagarnya (yang warna ijo) ternyata tutup, tapi di dalamnya ada antrian panjang orang mau masuk. Pindah ke sisi sebelah, pagarnya tutup juga. Oalah ternyata, untuk masuk ke dalam pagar harus melewati terowongan bawah tanah yang untuk masuknya ada di sisi -waduh sisi mana ya itu- pokonya yang ada patung warna hitam dan ada plakat bertuliskan T...

JAPANESE LEVEL II (Materi VI: Kalimat Perbandingan)

Minna.. ohisashiburi da ne.. Lama gak nge-post, akhirnyaa saya berhasil menaklukkan rasa malasnya ngetik  :p Materi ke enam dari level 2, tentang kalimat perbandingan. Materi kali ini penulisannya gak begitu teratur karena saya bingung merangkumnya, tapi semoga tetep bisa dipahami terutama dari contoh-contoh yang ada. Jika ada koreksi monggo, akan diterima dengan senang hati. (Semua  post  materi belajar Bahasa Jepang di blog atau  note  FB saya boleh dikutip, share, repost, copas,  dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya ). # Kosa Kata # Ooi = banyak (dipake untuk orang, hewan, bintang, hujan, dll). Takusan = banyak (dipake untuk uang, makanan, dll).

JAPANESE LEVEL II (Materi V: Letak dan Satuan Hitung)

Tiba di materi ke-5 level 2, tentang letak (posisi) dan satuan hitung. Semoga bermanfaat. Belajar Bahasa Jepang mudah dan menyenangkan :D *sugesti (Semua  post  materi belajar Bahasa Jepang di blog atau  note  FB saya boleh dikutip, share, repost, copas,  dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya ). # Letak (Posisi) # Depan = mae. Belakang = ushiro. Atas = ue. Bawah = shita. Samping = tonari. Luar = soto. Kanan = migi. Kiri = hidari.

JAPANESE LEVEL II (Materi IV: Kata Sifat Lampau)

Kalau dipikir-pikir, ngetik materi Bahasa Jepang ini bisa dianggap sebagai pelarian positif dari suntuknya ngerjakan TA   *eh kok curhat Langsung saja, kali ini materi belajar Bahasa Jepang level 2 yang ke-4, tentang kata sifat lampau. (Semua  post  materi belajar Bahasa Jepang di blog atau  note  FB saya boleh dikutip, share, repost, copas,  dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya ). # Kata Sifat Lampau # 1.       Kata sifat bentuk i, bentuk lampaunya adalah “i” dihilangkan dan diganti “katta”. Contoh: yasashii -> yasashikatta, tanoshii -> tanoshikatta, ii (yoi) -> yokatta. Contoh kalimat: Kinou no pa-ti- wa tanoshi katta ne.. = pesta kemarin menyenangkan ya.

JAPANESE LEVEL II (Materi III: Bentuk Ta dan Gabungan Kata Sifat)

Bismillah.. Saya sedang rajin ngetik catatan, hehe Kali ini materi ke-3 tentang bentuk ta dan gabungan kata sifat. Ini gampang banget kok :D (Semua  post  materi belajar Bahasa Jepang di blog atau  note  FB saya boleh dikutip, share, repost, copas,  dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya ). # Bentuk Ta # Bentuk “ta” sangat mudah, asal sudah bisa bentuk “te”. Tinggal mengganti huruf “e” pada bentuk “te” menjadi huruf “a”. Contoh: tabete -> tabeta; nonde -> nonda; kaette -> kaetta. Gampang kan? Untuk selanjutnya bentuk ta ditulis “ V ta ” (walaupun belakangnya tidak selalu “ta”, bisa saja “da”. Tapi tetap disebut bentuk ta, kan “ta” dengan “da” huruf Jepangnya sama, hanya beda teng-teng atau tanda petik saja).

JAPANESE LEVEL II (Materi II: Lanjutan Bentuk Te)

Assalamualaikum, minna.. Ohisashiburi desu ne.. Lama gak ngelanjutin materi, akhirnyaaa sempet juga  *pasang gaya sok sibuk, wkwk* Kali ini materi ke-2 tentang lanjutan bentuk te. Semoga bermanfaat.. (Semua  post  materi belajar Bahasa Jepang di blog atau  note  FB saya boleh dikutip, share, repost, copas,  dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya ). # Kosa Kata # Ryoushin = kedua orang tua. Kakusu = bersembunyi.

Outbond PAPSI, feel so nostalgic.

Image
Bismillah.. Tulisan ini bukan menceritakan deskripsi ataupun jalannya kegiatan outbond. Aku hanya sedang menulis apa yang kupikirkan. Pendahuluan: Sekitar 2 minggu lalu hari Rabu, setelah ngasistensi di PAPSI kelas pagi, Mbak Ulin ngasi tahu kalo aku diikutsertakan di outbond -nya mahasiswa PAPSI, buat jadi instruktur di permainan-permainan outbond -nya. Rencananya ada 5 asisten PAPSI yang ikut. Perasaan saat itu? Ah lumayan, anggep aja refreshing sejenak menghilangkan galau TA, dan kesempatan untuk mengenal banyak orang baru, toh gratis  :p

JAPANESE LEVEL II (Materi I: Past, Present, Future, dan Bentuk Te)

Minna, genki desuka? Ketemu lagi di materi belajar Bahasa Jepang, ini materi pertama level 2. Semoga bermanfaat. Ganbarimashou :D (Semua  post  materi belajar Bahasa Jepang di blog atau  note  FB saya boleh dikutip, share, repost, copas,  dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya ). Opening.. Sama seperti post materi level 1, materi level 2 ini juga merupakan salinan dari catatan yang saya buat ketika mengikuti kursus Bahasa Jepang di UPT Pusat Bahasa dan Budaya ITS, ditambah sebagian dari kamus dan sumber lain. Oh ya kursus level 2 di UPT yang saya ikuti ini pengajarnya ganti. Kalau di level 1 dulu pengajarnya adalah Sapta-sensei, di kelas level 2 ini pengajarnya adalah Anik-sensei. Sapta-sensei to Anik-sensei, honto ni arigatou gozaimasu :)     # Past - Present - Future # Selama ini kita belajar Bahasa Jepang dengan kata kerja bentuk ---masu. Mungkin di antara pembaca ada yang ngira bentuk ---masu i...

JAPANESE LEVEL I (Materi XV: Partikel 'ga' Sebelum Kata Kerja)

Alhamdulillah, akhirnya selesai sudah materi terakhir belajar Bahasa Jepang level 1. Materi ke-15 ini tentang Partikel ‘ga’ Sebelum Kata Kerja . *semoga saya tidak malas melanjutkan materi level II, hehe..  Semangat! * (Semua  post  materi belajar Bahasa Jepang di blog atau  note  FB saya boleh dikutip, share, repost, copas,  dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya ). Sebelumnya kita telah mempelajari bahwa dalam Bahasa Jepang, obyek ditulis lebih dulu dibanding kata kerja dan di antara obyek dengan kata kerja diberi partikel 'o'. contoh:  gohan o tabemasu = makan nasi. (gohan = nasi, tabemasu = makan). Namun, ada beberapa kata kerja khusus yang bendanya tidak disertai partikel ‘o’ melainkan menggunakan partikel ‘ga’, kata kerja itulah yang akan dibahas di materi terakhir level I ini.