Posts

Showing posts from February, 2014

Ke-Halal-an Merk Barang Sehari-hari, Ada Saran?

Image
# 1 - Introduction #
Seharusnya saat ini saya fokus menyelesaikan proposal cinTA (baca: Tugas Akhir). Tapi berhubung mentok dan ‘buntu’ mau ngetik apa di proposal, rasanya entah bersembunyi di mana para kosa kata ilmiah yang selama ini ada di basis data otak, maka jadilah saya malah ngetik catatan super penting ini :p

# 2 - Attention #
Tulisan ini tidak disponsori oleh siapapun atau pihak manapun. Kalo ada yang gak sepakat dengan isi di dalamnya atau merasa apa yang saya tulis gak ilmiah ya boleh-boleh saja, sah-sah saja. Lha wong ini murni curhatan saya dan bukan hasil penelitian ilmiah, kan bukan skripsi (aduh kok jadi nyebut-nyebut skripsi).
Tulisan ini berdasarkan pengalaman diri sendiri dan orang lain, baik yang bercerita secara langsung maupun yang saya baca di forum-forum dunia maya. Tulisan ini dibuat sebagai sarana barangkali ada yang mau memberi saran, komentar, atau berbagi pengalaman, dan syukur-syukur kalo tulisan ini bisa menginspirasi orang lain walaupun saya buka…

FRS Semester 8 (semoga terakhir)

Image
Semoga merupakan FRS terakhir selama kuliah S1.  Semangat Wisuda September. Aamiin..

JAPANESE LEVEL I (Materi XV: Partikel 'ga' Sebelum Kata Kerja)

Alhamdulillah, akhirnya selesai sudah materi terakhir belajar Bahasa Jepang level 1. Materi ke-15 ini tentang Partikel ‘ga’ Sebelum Kata Kerja.
*semoga saya tidak malas melanjutkan materi level II, hehe..  Semangat! *

(Semua post materi belajar Bahasa Jepang di blog atau note FB saya boleh dikutip, share, repost, copas, dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya).

Sebelumnya kita telah mempelajari bahwa dalam Bahasa Jepang, obyek ditulis lebih dulu dibanding kata kerja dan di antara obyek dengan kata kerja diberi partikel 'o'.
contoh:  gohan o tabemasu = makan nasi. (gohan = nasi, tabemasu = makan).
Namun, ada beberapa kata kerja khusus yang bendanya tidak disertai partikel ‘o’ melainkan menggunakan partikel ‘ga’, kata kerja itulah yang akan dibahas di materi terakhir level I ini.

JAPANESE LEVEL I (Materi XIV: Keiyoushi = Kata Sifat)

Sebelumnya kita sudah mempelajari materi ke-13 tentang kata kerja Memberi-Menerima, Meminjami-Meminjam, dan Mengajar-Berguru. Kali ini materi ke-14 tentang ‘Keiyoushi’ yaitu Kata Sifat. Insya Allah setelah materi ini hanya tinggal satu materi lagi untuk level 1. Semoga bermanfaat. Belajar Bahasa Jepang itu mudah dan menyenangkan :D   *sugesti*

(Semua post materi belajar Bahasa Jepang di blog atau note FB saya boleh dikutip, share, repost, copas, dsbgnya yang intinya disebarluaskan, tentunya dengan menyebutkan sumbernya).

Dalam Bahasa Jepang, kata sifat dibagi menjadi 2 yaitu kata sifat ‘na’ dan kata sifat ‘i’.